Email : info@unitest.co.id

Hubungi : +62811 256 855

Kategori
News Article

Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Kebakaran dapat terjadi di mana saja dan kapan saja selama ada pemicunya, seperti bahan-bahan yang mudah terbakar. Baik di rumah, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga di hutan. Kebakaran dapat menyebabkan kerugian besar dari kerugian secara material hingga hilangnya nyawa. Sebagian besar kecelakaan, termasuk kebakaran terjadi karena kelalaian manusia. Oleh karena itu, setiap orang perlu tahu bagaimana cara mencegah kebakaran terjadi dan menanggulanginya ketika kebakaran mulai membesar.

Kebakaran terjadi karena ada tiga unsur bertemu yang disebut sebagai segitiga api, yakni terdiri dari material, panas atau suhu tinggi dan oksigen.

1.    Material yaitu bahan yang mudah terbakar baik bahan yang padat, cair maupun gas. Contoh bahan yang mudah terbakar adalah kayu, kertas, bensin, dan sebagainya.

2.    Panas atau suhu yang diperoleh dari sumber panas misalnya reaksi kimia, sinar matahari, korsleting atau gesekan

3.    Oksigen. Oksigen dapat menyebabkan kebakaran ketika jumlahnya cukup, yakni sekitar 21% dalam keadaan normal di udara. Jika semakin rendah jumlahnya, maka nyala api akan semakin kecil. Begitupun sebaliknya. Bahkan ketika jumlah oksigen di bawah 12%, kebakaran tidak akan terjadi.

Jika ketiga unsur diatas ada dalam satu kondisi dalam jumlah cukup, maka kebakaran dapat terjadi. Oleh karena itu, prinsip penanggulangan kebakaran adalah menghilangkan salah satu atau semua unsur tersebut sehingga api dapat padam, yakni menurunkan suhu atau menjauhkan material yang mudah terbakar.

Klasifikasi Kelas Kebakaran

Terdapat beberapa jenis alat pemadam kebakaran. Umumnya yang sering ditemui adalah alat pemadam api ringan atau APAR. Sesuai namanya, APAR digunakan untuk memadamkan api kecil sebagai tindakan penanggulangan awal terjadinya kebakaran. Beberapa jenis APAR yang sering ditemui antara lain APAR busa, APAR CO2 dan APAR serbuk kimia (dry powder). Ketika api tidak dapat dipadamkan dengan APAR, maka kebakaran harus ditanggulangi dengan alat pemadam berat. Alat pemadam berat memiliki ukuran lebih besar daripada APAR dan memiliki troli atau roda untuk memudahkan perpindahan. Namun ketika api dirasa sudah terlalu besar, solusi terbaik adalah meminta bantuan pihak pemadam kebakaran.

Penanggulangan awal kebakaran merupakan hal penting. Pemadaman awal yang efektif dapat mencegah api membesar yang menyebabkan kerugian semakin besar pula, sehingga setiap orang perlu memahami apa dan bagaimana cara penanggulangan awal ketika kebakaran terjadi. Media yang digunakan saat menanggulangi api ada beberapa jenis tergantung kelas kebakaran yang terjadi. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.04/MEN/1980 menggolongkan kebakaran menjadi empat kelas, yakni kelas A, B, C, dan D.

1. Kelas A
Kebakaran kelas A terjadi pada benda padat, kecuali logam. Misalnya kebakaran pada plastik, kertas, kain atau kayu. Kebakaran jenis ini paling mungkin terjadi di sekitar misalnya rumah, kantor atau tempat umum lainnya. Alat pemadam yang tepat untuk jenis kebakaran ini adalah busa (foam), CO2, serbuk kimia (dry powder), pasir, air, dan uap air.

 2. Kelas B
Kebakaran kelas B terjadi pada benda cair atau gas yang mudah terbakar. Misalnya kebakaran pada bensin, solar, kerosin, alkohol, minyak tanah dan elpiji. Kebakaran kelas B berpotensi terjadi di pom bensin, toko cat, toko bangunan hingga laboratorium. Kebakaran jenis ini tidak boleh dipadamkan dengan menggunakan air karena sifat air yang cair dan dapat menjadi media material yang mudah terbakar untuk mengalir sehingga memperluas area kebakaran. Alat pemadam yang tepat adalah busa (foam), CO2, serbuk kimia (dry powder), dan pasir atau tanah untuk area kebakaran yang kecil.

3. Kelas C
Terjadi pada instalasi listrik bertegangan. Kebakaran biasanya terjadi karena korsleting listrik yang memunculkan percikan api sehingga membakar benda di sekitarnya. Misalnya kebakaran ruangan server yang memiliki banyak peralatan listrik di dalamnya. Kebakaran kelas C tidak boleh dipadamkan dengan menggunakan air. Hal ini karena air merupakan penghantar listrik yang dapat menyebabkan orang di sekitar tersengat listrik. Jenis pemadam yang tepat adalah CO2 dan serbuk kimia (dry powder).

4. Kelas D
Kebakaran kelas D terjadi pada logam padat seperti alumunium, kalium, magnesium, dan sebagainya. Jenis kebakaran ini tergolong berbahaya sehingga media pemadam yang dapat digunakan terbatas, yakni serbuk kimia khusus (sodium klorida) dan grafit.

Penggolongan kebakaran tersebut berguna untuk menentukan media pemadam yang tepat dan aman sesuai penyebab kebakaran. Pastikan tidak panik ketika kebakaran terjadi agar dapat segera mengenali penyebab kebakaran dan melakukan upaya pemadaman yang tepat sebelum api semakin membesar, karena semakin api besar akan semakin sulit dikendalikan. Jika api sudah terlanjur membesar, hubungi pemadam kebakaran dan segera melakukan evakuasi.

 

 

 

Referensi :

  • Republik Indonesia. 1980. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.04/MEN/1980.
  • Tim Karakter K3. 2019. Pedoman K3 Kebakaran. Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Hargiyarto, Putut. 2003. Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran. Makalah Pelatihan Perawatan Sarana Prasaran Pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta.

Kategori
News Article

KONSULTAN UKL-UPL

Salah satu bentuk layanan yang disediakan oleh Unitest adalah jasa pembuatan dokumen UKL-UPL. Berikut ulasan dari Disa untuk Insan Unitest tentang UKL-UPL.

UKL-UPL atau Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup adalah Dokumen Lingkungan Hidup (DLH) yang harus disusun oleh pelaku usaha, yang kegiatan usahanya tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup. Dokumen UKL-UPL menjabarkan proses pembangunan infrastruktur usaha (baik bangunan, instalasi pabrik, dll), kondisi tanah atau aspek geologis, jenis dampak lingkungan yang mungkin terjadi (baik berupa limbah cair, padat, gas, suara), serta cara pelaku usaha untuk mengelola dan memantau kegiatan usahanya agar dapat menekan potensi resiko kerusakan lingkungan yang dihasilkan.

 UKL-UPL berdasarkan Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan rangkaian proses pengelolaan dan pemantauan Lingkungan Hidup yang dituangkan dalam bentuk standar untuk digunakan sebagai prasyarat pengambilan keputusan serta terrnuat dalam perizinan usaha, atau persetujuan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Konsultan UKL-UPL merupakan konsultan yang mempunyai kemampuan dan kapabilitas dalam menyusun dokumen lingkungan UKL-UPL. Untuk menyusun sebuah dokumen UKL-UPL atau dokumen lingkungan yang lain dengan kualitas yang mumpuni, maka diperlukan tenaga ahli dan konsultan yang mahir di bidangnya. Unitest bersama para konsultan lingkungan yang handal dan terpercaya, siap untuk melayani kebutuhan pengurusan UKL-UPL. Unitest selalu mencoba bersinergi untuk melakukan peyanan terbaik yang menghasilkan dokumen lingkungan yang kompeten.

Dengan nilai Precision yang dijadikan landasan, Unitest berusaha untuk mengedepankan nilai akurat, cermat, terukur, dan penuh kepastian. Nilai-nilai positif inilah yang menjadikan pelayanan jasa pembuatan dokumen UKL-UPL atau dokumen lingkungan lainnya yang dipercayakan kepada Unitest menjadi dokumen yang yang akurat dan terpercaya.

Kategori
News Article

Konsultan Lingkungan

Konsultan lingkungan adalah tenaga ahli yang memiliki pengetahuan mendalam tentang masalah lingkungan dan kemampuan untuk memberikan solusi yang dapat mengatasi tantangan lingkungan. Konsultan lingkungan akan membantu dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengelola dampak lingkungan dari berbagai kegiatan. Salah satu peran utama konsultan lingkungan adalah melakukan penilaian dampak lingkungan (Environmental Impact Assessment/EIA). EIA adalah proses sistematis untuk mengevaluasi konsekuensi lingkungan dari suatu proyek atau kegiatan yang akan dilakukan.

Konsultan lingkungan juga terlibat dalam pengelolaan limbah dan sumber daya alam. Mereka membantu klien dalam merancang dan melaksanakan program pengelolaan limbah yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, mereka juga berkontribusi dalam upaya pelestarian sumber daya alam, seperti hutan, sungai, dan lahan pertanian berkelanjutan. Pentingnya konservasi biodiversitas tidak bisa diabaikan, oleh sebab itu konsultan lingkungan memiliki peran penting dalam melindungi berbagai spesies dan ekosistem yang terancam punah. Mereka dapat membantu dalam merancang area konservasi, mengembangkan program pemulihan spesies, dan mengawasi pelaksanaan upaya konservasi.

PT.Unitest Presisi hadir menjadi solusi inovatif pelopor keberlanjutan dan menjadi mitra dalam menggabungkan pengetahuan dengan teknologi terkini untuk membantu menghadapi tantangan lingkungan. Dengan tim ahli yang berkomitmen dan pengalaman yang luas, kami tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga berperan dalam mengubah paradigma bisnis menuju kesadaran lingkungan.

Dalam penyusunan dokumen lingkungan PT.Unitest Presisi Indonesia sudah berhasil mengantongi LPJP AMDAL yang telah disetujui oleh Kementrian LHK dengan nomor registrasi 0252/LPJ/AMDAL-1/LRK/KLHK pada April 2023 lalu. PT. Unitest Presisi Indonesia percaya bahwa melalui pendekatan LPJP AMDAL yang berlandaskan pada etika dan profesionalisme, kami dapat membantu menjaga keberlanjutan lingkungan dan mewujudkan masa depan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan bagi kita semua.

Kategori
News Article

Pengujian Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)

Pengujian Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) adalah proses evaluasi yang dilakukan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan memprediksi dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan oleh suatu proyek atau kegiatan. Pengujian Amdal merupakan persyaratan yang umumnya harus dipenuhi sebelum memulai proyek besar, terutama proyek yang berpotensi memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan.

Berikut ini adalah beberapa langkah umum yang biasanya dilakukan dalam pengujian Amdal:

  1. Identifikasi dampak potensial: Dalam langkah ini, dilakukan identifikasi terhadap semua aspek proyek yang berpotensi mempengaruhi lingkungan. Misalnya, proyek pembangunan pabrik dapat mempengaruhi kualitas udara, tanah, dan air di sekitarnya.
  2. Evaluasi dampak: Setelah identifikasi dilakukan, dilakukan evaluasi mendalam terhadap dampak yang mungkin timbul dari proyek tersebut. Evaluasi ini melibatkan pengumpulan data dan informasi tentang lingkungan yang terdampak serta analisis terhadap dampak-dampak tersebut.
  3. Pemetaan dampak: Dalam langkah ini, dampak-dampak yang telah dievaluasi dianalisis lebih lanjut dan dipetakan secara spasial. Pemetaan ini membantu dalam memvisualisasikan area-area yang paling terdampak oleh proyek.
  4. Penilaian risiko: Risiko yang terkait dengan dampak lingkungan dievaluasi dalam langkah ini. Hal ini melibatkan penilaian terhadap kemungkinan terjadinya dampak negatif dan tingkat kerentanan lingkungan terhadap dampak tersebut.
  5. Pengembangan langkah mitigasi: Jika dampak-dampak negatif yang signifikan telah diidentifikasi, langkah-langkah mitigasi (pengurangan dampak) akan dikembangkan. Tujuan dari mitigasi ini adalah untuk mengurangi atau menghindari dampak negatif yang terjadi.
  6. Penyusunan laporan Amdal: Seluruh hasil pengujian Amdal akan disusun dalam laporan yang komprehensif. Laporan ini berisi deskripsi rinci tentang proyek, identifikasi dampak, analisis dampak, langkah mitigasi yang diusulkan, dan rekomendasi terkait proyek.
  7. Konsultasi publik: Laporan Amdal akan dibagikan kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk konsultasi dan umpan balik. Partisipasi publik sangat penting dalam proses pengujian Amdal untuk memastikan keadilan, transparansi, dan penerimaan terhadap proyek.
  8. Keputusan dan tindak lanjut: Berdasarkan hasil pengujian Amdal dan umpan balik dari masyarakat, keputusan diambil mengenai kelanjutan proyek. Jika proyek dinyatakan memenuhi persyaratan lingkungan, izin dapat diberikan dengan langkah mitigasi yang ditetapkan dalam laporan Amdal.

Pengujian Amdal merupakan alat penting dalam proses pengambilan keputusan untuk memastikan bahwa proy

Kategori
News Article

Iran Sita Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz

Menurut keterangan pers Angkatan Laut AS, kapal Garda Revolusi “memaksa kapal tanker berbelok dan memasuki perairan teritorial Iran di lepas pantai Bandar Abbas.”

Penyitaan kapal tanker minyak bernama Niovi itu menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan bagi kapal niaga. Selat Hormuz adalah jalur transportasi tanker minyak utama, yang dilintasi seperlima volume ekspor minyak dunia. Aksi Garda Revolusi terjadi setelah sebuah kapal tanker yang membawa minyak Iran dikabarkan disita Amerika Serikat di perairan Asia Tenggara.


Sebuah video drone yang dirilis Angkatan Laut AS menampilkan Niovi sedang dikelilingi kapal-kapal cepat milik Garda Revolusi. Wahana tersebut diklaim sedang kebetulan berpatroli di dekat lokasi kejadian. Namun begitu, Niovi tidak membunyikan alarm darurat ketika disergap kapal Garda Revolusi, kata komandan Armada Kelima Angkatan Laut AS, Timothy Hawkins.

Kategori
News Article

Perjalanan Panjang ke Pulau Terpencil RI yang Kaya ‘Harta Karun’ Nikel

Nikel tengah menjadi komoditas yang populer saat ini. Hal itu sejalan dengan berkembangnya kendaraan listrik di mana nikel merupakan bahan baku untuk pembuatan baterai kendaraan tersebut.
Indonesia merupakan negara yang kaya nikel. Bahkan, Indonesia disebut-sebut memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Dengan demikian, Indonesia memiliki peranan penting dalam pengembangan kendaraan listrik tersebut.

Salah satu wilayah Indonesia yang menyimpan ‘harta karun’ tambang tersebut adalah Pulau Obi atau yang dikenal dengan Pulau Obira, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Saat ini, terdapat kegiatan penambangan dan pengolahan di wilayah timur Indonesia tersebut. Ini menunjukkan jika pulau terpencil ini kaya akan nikel.

Kategori
News Article

Bocoran Harga Tiket Kereta Cepat: Beda Tipis dengan KA Argo Parahyangan

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberi bocoran harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). GM Property & Non-Farebox Business Development KCIC, Devin Pranata menyebut kisaran harga tiket KCJB akan beda tipis dengan KA Argo Parahyangan.
“Dibandingkan dengan kereta Argo Parahyangan yang sekarang sudah ada, jadi itu akan mirip. Jadi tidak akan membebani penumpang dalam membeli tiket kereta cepat. Beti-beti (beda tipis),” katanya di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Rabu (14/6/2023).

Namun untuk angka pastinya Devin belum mau menyebutkan. Hal itu masih dikaji pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan. KCIC juga menggunakan jasa konsultan untuk menentukan harga tiket kereta cepat.

Open chat
Halo Kami dari PT Unitest Presisi Indonesia
Ada yang bisa kami bantu ?
-
Powered:
PT Unitest Presisi Indonesia
Beyond Compliance
------------------------------
Testing, Consulting, Inspection and Training Service
info@unitest.co.id
www.unitest.co.id